Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Meramu Mayana Merah Sebagai Obat Herbal dan Berikut Penyakit Yang Bisa Disembuhkan

Nama Ilmiah : Coleus scutellariioides (L.) Benth.

Pertelaan : Terna, setahun, tumbuh tegak atau berbaring pada pangkalnya, bagian yang menyentuh tanah mengeluarkan akar, tinggi 0,5–1,5 m, jika seluruh bagian diremas akan mengeluarkan bau yang harum. Batang bersegi empat dengan alur yang agak dalam pada masing-masing sisinya, berambut, percabangan banyak, berwarna ungu kemerahan. Daun tunggal, panjang tangkai 3–4 cm. Helaian daun berbentuk bulat telur, pangkal membulat atau melekuk menyerupai bentuk jantung, ujung meruncing, tepi beringgit, tulang daun menyirip jelas (berupa alur) berbentuk gambaran seperti jala, permukaan daun agak mengilap, berambut halus, panjang 7–11 cm, lebar 3,5–6 cm, berwarna ungu kecoklatan sampai ungu kehitaman. Bunga dalam anak payung yang berhadapan, tersusun dalam tandan lepas di ujung atau malai yang bercabang lebar, mahkota berbibir dua dengan bibir bawah yang menggantung, berwarna putih. Buah keras, berbentuk seperti telur, dan licin.


Nama Daerah : Mayana merah

Famili : Lamiaceae

Nama Simplisia : Colei scutellarioidi folium

Kegunaan dan cara meramu : Daun : digunakan sebagai obat batuk. Cara meramu : yaitu mayana merah ditambahkan dengan kuning padi (kunyit kuning) keduanya ditumbuk lalu ditambahkan dengan perasan jeruk nipis, kemudian dibungkus daun kunyit dan dipanaskan, setelah itu diperas airnya, minum.

Terkait dengan Budidaya : Dapat diperbanyak dengan cara setek batang dan biji. Umumnya, ditanam dipekarangan sebagai tanaman hias atau tanaman obat. Tumbuh liar pada tempat-tempat yang lembab dan terbuka, seperti dipinggir selokan, pematang sawah atau di tepi jalan pada ketinggian 1–1.300 mdpl.

Kandungan Kimia : Daun dan batang mengandung minyak asiri, fenol, tanin, lemak, phytosterol, kalsium oksalat, dan peptic substances (Dalimartha, 1999).

Kegunaan lainnya :
  1. Obat wasir
    Cara meramu : cuci 25 gr daun mayana merah segar sampai bersih, rebus dengan 2 gelas air sampai mendidih (15 menit). Tambahkan 5 gr gula merah sambil diaduk rata. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum sekaligus.
  2. Obat bisul
    Cara meramu : cuci daun segar sampai bersih. Setelah kering, olesi dengan minyak kelapa. Panaskan di atas api dan tempelkan pada bisul selagi hangat. Pengobatan ini dilakukan 3 kali sehari.
  3. Terlambat haid
    Cara meramu : cuci 7 lembar daun mayana merah segar dan kunyit sebesar satu jari sampai bersih. Tambahkan garam seujung sendok teh, lalu tumbuk. Setelah halus, masukkan satu sendok makan air jeruk nipis dan tiga sendok makan air masak. Aduk rata, lalu peras dan saring. Minum air saringannya sekaligus. Lakukan dua kali sehari, pagi dan sore hari.
  4. Kencing manis
    Cara meramu : cuci daun mayana merah, daun salam dan daun sambiloto segar (masing-masing 6 lembar), lalu rebus dalam tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum sekaligus ½ jam sebelum makan. Lakukan dua kali sehari, pagi dan sore hari. (Dalimartha, 2000).
Nama daerah lainnya : Si gresing (Batak), adang-adang (Palembang), miana, pilado (Sumbar). Jawer kotok (Sunda), iler, kentangan (Jawa), dhin kamandhinan (Madura). Rangon tati, serewung (Minahasa), ati-ati, panci-panci, saru-saru (Bugis), majana (Manado) (Dalimartha, 1999).

Posting Komentar untuk "Cara Meramu Mayana Merah Sebagai Obat Herbal dan Berikut Penyakit Yang Bisa Disembuhkan"